Izin Depkumham SV Pandu Tunggal Putra

 photo SKMENPEN.gif

Januari 30, 2015

Andri Luntungan Pengamat Kemanusiaan International Mengatakan Pembunuh Wartawan Manusia Seperti Setan.

Media News International "Seandainya nasip para wartawan yang sedang meliput dilapangan medan perang dan kondisi mereka tidak terlindungi setidaknya nantinya akan banyak wartawan harus menjadi korban,apa dia ditangkap oleh teroris, penculik, penjahat perang dan bisa juga dibunuh oleh penembak bayaran, atau pembunuh bayaran.". Terbukti telah terjadi ada wartawan yang dibunuh oleh teroris.Isis. wartawan diculik, wartawan disandra, dan dibunuh dan banyak lagi yang menimpah pada para wartawan yang sedang meliput harus terbunuh, jika segala kejadian itu terus berlaku dan tidak ada yang mengambil tindakan buat para pelakunya bagaimana nasip para wartawan.? Demikian menurut Andri Luntungan Pengamat International, saat dihubungi Online sore tadi. Dia juga menilai bahwa seperti apa jika orang tidak bersenjata, harus melawan mereka yang bersenjata dan memiliki uang besar, ditambah lagi para wartawan yang bertugas dimedan perang mereka sering kali mendapat cercahan dan fitnahan juga di pukuli oleh oknum -oknum para pelaku kejahatan kriminal yang terorganisasi.Seharusnya para wartawan oleh UN PBB, terus digelorakan, bagai semua warga dan semua pejabat bisa melindungi segala kegiatan mereka, tetapi jika wartawan oleh semua bangsa tidak mendapat perlindungan bagaiman mereka bisa mengabdi didunia ini.? Dan selayaknya semua wartawan berbagai belahan dunia membuat kesepakatan dalm bentuk keseragaman yang diantur dalam Mou.artinya semua wartawan dibuat aturan dilembaga besar UN PBB, dengan sebuah aturan yang seragam, dan jangan lagi disetiap-tiap negara wartwan mengunakan aturan sendiri, melainkan seragam, seandainya aturan itu bisa diberlakukan dan disana ada juga aturan yang dapat melindungi tugas-tugas wartawan, setidaknya "jika ada wartawan yang dibunuh, semua bangsa bisa ikut bersuara, memberikan semangant buat perlindungan bagi wartawan.kata Andri.Dan dia juga mengatakan bahwa, sudah terlalu sering wartawan diberbagai negara yang sedang bertugas, mendapat kekerasan, bahkan ironisnya mereka dibunuh, juga dan tidak sedikit juga hinaan yang dilemparkan bagi para wartawan, seperti dia dituduh, memberitakan palsu, memberitakan ngarang, memberitakan tidak sesuai dengan kenyataan dan banyak lagi yang dilontarkan dalam bentuk fitnahan yang dilontarkan bagi wartwan, meskipun mereka bekerja, sudah maksimal, Coba lihat seperti apa tugas mereka, meskipun tidak bersenjata mereka bekerja tidak mengenal takut dan tidak mengenal waktu,mereka bekerja siang dan malam, dan mereka bekerja tidak mengnal hujan dan panas, artinya diwaktu siang mereka terkena matahari, diwaktu malam mereka harus berselimut dengan dinginnya embun malam, diwaktu hujan mereka siap basah dengan diguyur air hujan,.Okey sekarang tinggal kita buktikan sudakah bangsa merasakan hasil -hasil tugas wartawan, yang setiap hari mereka sajikan, dengan bentuk berita, apa dia media cetak, TV, Radio dan juga berita online dan Media Tabloit dan Majalah yang telah di jajakan dilapak, dan di antarakan oleh para pengantar koran dan juga yang disajikan melalui TV dan Radio juga Oleh Online, mungkin bagi mereka yang bermata dan bertelinga pasti pernah melihat dan mendengar.?." Sejauh apa anda memandang kerja keras para wartwan.? sejauh apa juga anda menilai para wartawan yang telah dengan iklas menjyajikan dihadapan kalyak, seperti disaat menoton,TV, mendengar Radio, Membuka Online di HP di Laktop, di Komputer, ditambah lagi dengan membaca media masa apa dia berbentuk koran, tabloit, dan juga majalah.? Terlepas semua itu yang jelas jika kita mau jujur segala tugas wartawan seandainya mau dihayati dan di telusuri sangant mulia dan mereka mengabdi tanpa pamrih dari masyarakat juga tanpa pamrih dari Pemerintah, melainkan mereka bekerja benar-benar menyampaikan segala sajian itu dengan gratis.Khususnya di online atau melalui TV dan Radio. mungkin bilah majalah dan koran ditambah tabloid saja yang anda beli, tetapi jika TV dan Radio Juga Online semua bisa melihat dengan gratis."Lantas mengapa jika para wartawan sudah berbuat banyak dengan penuh ketulusan dan mengabdi tidak diberi pamrih harus dibunuh.?". Okey jika anda benar-benar merasa memiliki cinta kasih dan memiliki jiwa kemanusiaan setidaknya prilaku buat membunuh manusia pasti akan tidak dilakukan, tetapi jika didalam diri sudah tidak punya rasa kemanusiaan dan cinta kasih disana bisanya jiwa anda seperti setan dan bisa juga seperti hewan.Pertanyaanya, apakah pelaku pembunuh dia manusia, ataukah dia sudah menjadi setan.?." Mungkin anda akan menjawab setiap manusia yang menjadi pembunuh bisa dibilang dia sedang menjadi setan atau dia sedang kesetanan.?" Jika itu jawabnya saya setuju,artinya manusia yang membunuh, sama saja dia lagi jadi setan atau sedang kestanan, atau dia sudah tidak punya rasa kemanusiaan dan didalam dirinya tidak ada lagi punya rasa cinta kasih. Mungkin seperti itu.Cetus Andri.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Daftar Blog Saya

Teis

Beginner's guide to SEO

categori

Beri Aktual

Ekonomi (1) Hukum (1)

Andri Elyus Luntungan Mengatakan Sadarlah Pendiri Partai Dan Para Angota DPR.?

Time Indonesia.com  Andri News Baru Andri elyus luntungan mengatakan, seandainya seluruh partai yang ada diindonesia asli, punya cita-cita b...

Daftar Blog Saya

res satelit

Arsip Blog

tes

tes44

Tips Tes

EMI Calculator
Loan Amount
Tenure (months)
Interest Rate
EMI
Interest Payable
Total Payable

Tesbro

Social Media PowerDays

Daftar Blog Saya

Tes UN bro

UN PBB Ling




Other Top Stories


News by Topic


tes4

Label7

Halaman Pesan

Teis

Beginner's guide to SEO