Izin Depkumham SV Pandu Tunggal Putra

 photo SKMENPEN.gif

November 01, 2014

Kebijakan Apa Yang NAntinya Dikeluarkan Buat Devisa Negara.?Ditulis Andri.Lunt.

Indonesia setelah tahun 2014 berlalu tepatnya pada satu januari tinggal hanya dua bulan lagi, dan setelah itu akan hadir tahun 2015, berarti tidak lama lagi Indonesia harus sudah siap-siap membuat APBN, dan persiapan buat APBN 2015 yang mungkin membutuhkan sekitar 2000,Trliun Rupiah,apakah oleh sumuanya telah dipikirkan.?.apa dia Kabinet Baru, Para anggota DPR.RI Baru.Dan seluruh pakar Ekonomi Lokal Indonesia.?. Waktu berjalan terus, dan kebutuhan buat meningkatkan Devisa Negara telah ditunggu, dan berbagai pertumbuhan ekonomi oleh rakyatnya sedang ditunggu,seperti apakah nantinya,sementara berbagai persiapan buat meningkatkan pertumbuhan bagi masyarkatnya belum ada terdengar akan dibahas,apa oleh DPR.RI, juga oleh para Mentri. "Perkiraan Sementara mungkin target Devisa sekarang buat menganggarkan APBN 2015 yang mencapai 2000 triliun Rupiah sepertinya sudah ada.?. Atau mungkin Persiapan APBN 2015, oleh para Pemeirintah sudah tersedia.?. Seandainnya benar sudah tersedia, wajar jika sperti dingin-dingin saja.? "tetapi jika kas, devisa Negara belum ada,kira-kira nantinya bagaimana.?" Penulis melihat dari sepintas, yang terdengar dimedia lokal didalam Indonesia, hanya sebatas main-maian rebutan kedudukan, atau rebutan kekuasaan,?.atau mungkin belum terpikirkan buat menganggarkan APBN.2015,?.Dan beberapa hari ini sepertinya semuanya larut dengan evoria, dan sandiwara kucing mengejar Lalar Hijau, atau semacam anjing kecil sedang mencoba giginya, akhirnya dia mengigit kesana kemari, kadang kesepatu, kekain, keanduk, kekayu, sampai juga mengigit bantal. Inilah jika anjing kecil sedang belajar mengigit,begitu juga kucing,yang lapar dia melihat lalar hijau masuk rumah akhirnya dikejar, naik kemeja makan dia tabrak piring, terbang ke kekamar dia kejar dan lalar hijau masuk kelemari diacak-acak semua baju dengan cakar kukunya.Sementara Pemilik rumahnya sepertinya membiarkan atau mungkin pemilik rumah itu dianggap oleh si kucing sedang tidak melihat kelakuan binatang itu."Artinya Rakyat seumpama yang memiliki Kekuatan diatas segala-galanya, memperhatikan terus lanjutan permainan yang sedang berjalan saat ini. Apa parleman lagi main kucing-kucingan,? atau lagi main tarik tambang,? atau lagi main Monopoli,atau lagi main keteprak,mungkin juga lagi main.paduan suara.?" Penulis melihat semua itu hanya sebatas selintas saja, artinya terlalu alam juga menatap di gedung itu Parleman dan melihat didalam yang mengisih, nga ada untungnya. artinya, mereka didalam sana, juga hanya sebatas mencari hidup, dan jual suara, berteriak, tetapi jika ada untung mana pernah mau cerita, seperti, nanti seandainya disaat akan mengsahkan APBN,? Biasanya jika dibelakang tidak ada kopensasi, biasanya tarik-tarik suaranya, tetapi jika seandainya dianggap sudah saling mengerti biasanya aman -aman saja."okey Mungkin itu isu didalam sana, dan hal itu perlu diteliti lagi, seandainya tidak terjadi sukur, tetapi jika diduga disana, mereka berambisi, untuk bisa duduk, sebagai, ketua dan lainnya dan UU dibuat dan sebagainya, akhirnya semua berujung buat bisa mendapat Kompensasi seperti katanya, mau jadi Kapolri disana harus keluar uang cukup besar.?. Mau jadi Panglima, disana juga harus keluar uang cukup besar, artinya bagi calon kapolri yang disodorkan ke DPR.RI, terisu harus bisa memberikan embel- rejeki, seperti kalau anda lagi makan di restoran, terus ada orang gembel menghampiri, "pa Minta. Bu Minta." Mungkin seperti itu, Cuman caranya yang beda, Kalau yag menghampiri anda sedang makan bisa dibilang tidak proposional.Mungkin kalau yang digedung DPR. RI. tidak seperti itu cara mintanya. "mungkin seperti dengan cara menyodorkan kriteria, atau berbagai alibi, ujung-ujungnya tidak akan jauh menuju siap dapat.Oeky terlepas semua itu persoalannya sekarang adalah "mengapa belum ada pembahasan buat APBN 2015,dan kenapa juga belum ada pembahasan mau dbawa kemana sistime ekonomi Indonesia.? dan sudah berapa besar Kas Devisa Negara saat.?. dan setelah itu seperti apa pertumbuhan ekononomi rakyat. Buat tahun 2015. Pengamatan saya menlihat berbagai berita dihampir seluruh terbitan belum mendengar seperti apa kebijakan, buat ekonomi kerakyatan.? dan saya juga belum mendapat informasi. APBN 2015, Apakah nanatinya 2006, triliun, ataukah berapa.?. Dan saya juga belum mendapat informasi langah -langkah yang akan ditempuh buat memajukan Pertumbuhan ekonomi Rakyat nantinya sepeerti apa.Okey mungkin sekarang semua kabinet yang telah disusun nantinya akan mengusulkan sesuai proposal mereka. Harapan penulis, seharusnya mulai dari sekarang, semua Mntri Sudah Mulai mengeluarkan kebijakan, begitu juga Para Anggota Parleman, seharusnya sudah mulai memantau dan memberikan masukan saran pada Presiden, sebaliknya, juga Presiden sehausnya mulai sekarang kerja dan kerja buat bisa mengisi kas Devisa Negara dan segala mentri seharusnya mulai dari sekarang sudah bisa dinstruksikan oleh Presiden, Artinya Buat bisa menambahkan Devisa Negara dan kesanannya untuk dijadikan APBN, sudah harus ada dari sekarang. Semoga.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Daftar Blog Saya

Teis

Beginner's guide to SEO

categori

Beri Aktual

Ekonomi (1) Hukum (1)

Andri Elyus Luntungan Mengatakan Sadarlah Pendiri Partai Dan Para Angota DPR.?

Time Indonesia.com  Andri News Baru Andri elyus luntungan mengatakan, seandainya seluruh partai yang ada diindonesia asli, punya cita-cita b...

Daftar Blog Saya

res satelit

Arsip Blog

tes

tes44

Tips Tes

EMI Calculator
Loan Amount
Tenure (months)
Interest Rate
EMI
Interest Payable
Total Payable

Tesbro

Social Media PowerDays

Daftar Blog Saya

Tes UN bro

UN PBB Ling




Other Top Stories


News by Topic


tes4

Label7

Halaman Pesan

Teis

Beginner's guide to SEO