"Akhirnya semua orang di-Indonesia harus mengakui bahwa lembaga parleman 2009 yang berakhir di tahun 2014 1oktober,yang telah berpihak pada RUU pilkada seperti Pan , Golkar, Garindra juga PKS dan Partai Persatuan Pembangunan, adalah orang yang meninggalkan masa baktinya, bisa dikatakan pola pikir mereka rendah dalam memahami artinya demokrasi, terbukti mereka dengan bulat menerima usulan dari Mentri dalam Negri mengenai pemilihan kepala daerah yang tadinya telah dipilih secara demokrasi atau langsung sekarang dikemlbalikan pemilihan melalui parleman- dijaman dahulu ya-itu dipilih melalui parleman,padahal hal ini pernah dilakukan dari tahun 80,an. dan terbukti tidak menghasilkan produk pemimpin yang baik,justru yang terjadi adalah sebuah pemimpin yang penuh dengan keserakahhan.artinya produk pemilihan yang didapat dari parleman bisa dibilang gagal, dan bilah perlu kita mengenang sejarah pada tahun 98 warga Indonesia membuat parleman jalanan, dan pada tahun 98 disana juga gedung parleman sempat diduduki oleh masa oleh sebab produk pilihan parleman bisa dibilang gagal inilah kronologisnya mengapa gedung parleman pada tahun 98 dikepung oleh rakyat,bisa dikatakan pada saat itu besarkemungkinan rakyat tidak setuju segala yang telah dipilih oleh parleman.Persoalannya,"mengapa angota parleman itu seperti tidak menyadari segala kegagalan yang mereka pernah lakukan,artinya para pendahulu mereka pernah berbuat seperti itu dan terbukti gagal,akhirnya reformasi warganya,apakah parleman dari PKS, Pan,Garindar juga Golkar tidak melihat kejadian itu?". atau mungkin orang itu adalah orang tidak mengenal sejarah roformasi.?. atau mungkin mereka membuat RUU pilakada itu sengaja membuat keruh Indonesia, atau mungkin ada main mata dengan Mentri dalam Negri.?.ini pertanyaan saya,cetus Andri Luntungan Pengamat International,dia juga mengatakan."Saya lebih sepaham dengan partai Demokrasi perjuangan, Hanura,PKB dan Partai Demokrat,partai -partai dengan tegas menolak jika pemilihan dikembalikan pada parleman, dan mereka lebih suka pemilihan tetap secara demokrasi,artinya mereka menolak usulan kembalinya pemilihan dipilih oleh parleman.Tapi yang saya sayngkan mengapa jika partai demkrat menolak harus keluar dari ruangan sidang peleno."padahal jika mereka tetap ada disana dan ikut juga memberikan suaranya pasti RUU Itu bisa dikatakan tidak akan lolos." Artinya RUU pilkada itu jelas gagal, oleh sebab partai demokrat tidak ikut memilih akhirnya suar dikalahkan oleh Partai Pan,Golkar PKS dan Partai Persatuan Pembangunan.Inilah lolosnya RUU itu. Oke sekarang Partai itu telah di aman deman dan mungkin hal ini nantinya akan juga diberlakukan,pertanyaannya,apakah produk Parleman itu bisa dikatakan sudah benar,?,artinya mereka mebuat RUU itu berdasarkan kehndak pendukungnya,?,artinya rakyat Indonesia,? ataukah RUU Pilkada itu hanya sebuah Uji coba.?. atau ada kelompok yang belajar bermain dalam sandiwara dengan tujuan ingin mengulingkan seseorang.?. artinya setelah RUU Pilkada Lolos Mereka juga akan Membuat RUU mengenai tetantang Pemilihan Presiden,? jika benar mengarah kesana jelas, bahwa ada sebuah kelompok yang mencoba bermain nakal dengan tujuan ingin secepatnya mengulingkan Presiden,artinya presiden jika punya salah atau ada hal-hal yang priinsip,bisa diganti dengan cara dipilih di parleman."mungkin seperti sasarannya.." Jika benar nantainya ada RUU mengenai Pilpres, tetapi jika tidak terjadi berarti Presiden tetap dipilih langsung,artinya presiden tidak dipilih melalaui parleman cetus andri, Dia juga menambahakan,"persoalannya bukan itu tetapi, apakah dengan adanya kepala daerah dipilih oleh parleman hal seperti itu tidak mengrangi hak rakyat,artinya kedaulatan rakyat,secara otomatis di potong,artinya jika RUU itu diberlakukan jelas disana warga tidak lagi bisa memilih para bupati atau para gubernur,berarti jelas disana boleh dikatakan parleman telah merampas hak-hak rakyat sebagai pemilih.apakah,parleman seperti itu bisa dibilang memperjuangkan rakyat,"Orang tolol juga juga menjawab tidak apalagi orang pintar.?". Oke sekarang semua bisa melihat siapa yang benar-benar pejuang rakyat dan siapa juga yang penghianati rakayat.dan siapa juga yang menjadi penghancur demokrasi semua sekarang telah melihat dengan jelas,artinya partai -partai yang telah melukai hati rakyat so pasti dia tidak akan lagi akan diminati oleh rakyatnya."buktikan pemilu akan datang partai-partai yang mendukung RUU Pilkada pasti tidak akan diminati oleh rakyatnya.", Saya sebagai pengamat mungkin hanya sebatas bisa menganalisa dan perkiraan itu biasanya suka terjadi, dan saya berkeyakinan bahwa yang duduk sekarang ini bisa menjadi kena imbasnya dari prilaku parleman yang telah berakhir pada 1 oktober 2014,sekarang tinggal bagaimana,"apakah para parleman yang baru duduk itu berani membatalkan RUU Pilkada atau seperti apa.?.seandainya mereka tidak berani membatalkan RUU Pilkada setidaknya partai mereka ditahun 2019,ada kemungkinan tidak laku dijual dimasyarakat.tapi lain lagi bagi partai yang menolak RUU Pilkada seperti Demokrat, Hanura, PDI Perjuangan dan PKB."partai-partai ini akan besar nantinya ditahun 2019,oleh sebab mereka yang dilihat oleh rakyat adalah benar -benar memperjuangkan aspirasi rakyat.dan juga berharap jika perlu presiden tidak usah menadatangani RUU Itu-apa salah?, Biar rakyat menilai bahwa Presiden adalah benar sebagai pembela rakyat dan pembela demokrasi, cetusnya Apa yang diharapkan andri tidak jauh berbeda dengan yang diktakan Mantan menteri hukum dan perundang-undangan yang juga guru besar ilmu tata negara, Yusril Ihza Mahendra menggelar pertemuan khusus dengan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) untuk membahas persoalan Rancangan Undang-Undang Pemilihan Kepala Daerah (RUU) Pilkada yang sudah diketok palu di DPR pada Jumat (26/9) pekan lalu. Pertemuan itu digelar di Kyoto, Jepang, Senin (29/9) sore di sela-sela kunjungan SBY ke luar negeri. Melalui akun @Yusrilihza_Mhd di Twitter, Yusril mengaku pada Sabtu (27/9) malam lalu dihubungi SBY. “Saya kebetulan sedang berada di Tokyo sementara beliau berada di Kyoto,” tulis Yusril. seperti yang dilansir jpnn.com Intinya, SBY meminta waktu untuk bertemu Yusril guna meminta masukan terkait pilkada. Hingga akhirnya Senin (29/9) pukul 16.00 sore waktu Kyoto, Yusril pun bertemu SBY yang didampingi Menkopolhukam Djoko Suyanto, Sekretaris Kabinet Dipo Alam dan Duta Besar RI untuk Jepang, Yusron Ihza Mahendra. Menurut Yusril, ada celah untuk tetap menggelar pilkada langsung. Sebab, presiden bisa memanfaatkan ketentuan Pasal 20 ayat (5) UUD 1945 yang mengatur bahwa dalam hal rancangan undang-undang (RUU) yang telah disetujui bersama oleh DPR dan pemerintah tidak disahkan oleh presiden dalam waktu 30 hari semenjak RUU disetujui, maka RUU itu tetap sah menjadi undang-undang dan wajib diundangkan. Yusril menyarankan agar SBY yang akan mengakhiri jabatan sebagai presiden pada 20 Oktober nanti tidak perlu menandatangani RUU Pilkada. Dari hitungan Yusril, mengacu pada ketentuan UUD 1945 maka RUU Pilkada meski tidak ditandatangani presiden akan sah diberlakukan pada 23 Oktober, atau setelah presiden terpilih Joko Widodo alias Jokowi resmi memegang tampuk kekuasaan. “Saran saya SBY tidak usah tandatangani dan mengundangkan RUU tersebut sampai jabatannya habis,” tutur Yusril.
Izin Depkumham SV Pandu Tunggal Putra
September 30, 2014
" Andri Luntungan Mengatakan Seandainya Presiden Tidak Menanda Tangani RUU Pilkada.Apa Salah?."
"Akhirnya semua orang di-Indonesia harus mengakui bahwa lembaga parleman 2009 yang berakhir di tahun 2014 1oktober,yang telah berpihak pada RUU pilkada seperti Pan , Golkar, Garindra juga PKS dan Partai Persatuan Pembangunan, adalah orang yang meninggalkan masa baktinya, bisa dikatakan pola pikir mereka rendah dalam memahami artinya demokrasi, terbukti mereka dengan bulat menerima usulan dari Mentri dalam Negri mengenai pemilihan kepala daerah yang tadinya telah dipilih secara demokrasi atau langsung sekarang dikemlbalikan pemilihan melalui parleman- dijaman dahulu ya-itu dipilih melalui parleman,padahal hal ini pernah dilakukan dari tahun 80,an. dan terbukti tidak menghasilkan produk pemimpin yang baik,justru yang terjadi adalah sebuah pemimpin yang penuh dengan keserakahhan.artinya produk pemilihan yang didapat dari parleman bisa dibilang gagal, dan bilah perlu kita mengenang sejarah pada tahun 98 warga Indonesia membuat parleman jalanan, dan pada tahun 98 disana juga gedung parleman sempat diduduki oleh masa oleh sebab produk pilihan parleman bisa dibilang gagal inilah kronologisnya mengapa gedung parleman pada tahun 98 dikepung oleh rakyat,bisa dikatakan pada saat itu besarkemungkinan rakyat tidak setuju segala yang telah dipilih oleh parleman.Persoalannya,"mengapa angota parleman itu seperti tidak menyadari segala kegagalan yang mereka pernah lakukan,artinya para pendahulu mereka pernah berbuat seperti itu dan terbukti gagal,akhirnya reformasi warganya,apakah parleman dari PKS, Pan,Garindar juga Golkar tidak melihat kejadian itu?". atau mungkin orang itu adalah orang tidak mengenal sejarah roformasi.?. atau mungkin mereka membuat RUU pilakada itu sengaja membuat keruh Indonesia, atau mungkin ada main mata dengan Mentri dalam Negri.?.ini pertanyaan saya,cetus Andri Luntungan Pengamat International,dia juga mengatakan."Saya lebih sepaham dengan partai Demokrasi perjuangan, Hanura,PKB dan Partai Demokrat,partai -partai dengan tegas menolak jika pemilihan dikembalikan pada parleman, dan mereka lebih suka pemilihan tetap secara demokrasi,artinya mereka menolak usulan kembalinya pemilihan dipilih oleh parleman.Tapi yang saya sayngkan mengapa jika partai demkrat menolak harus keluar dari ruangan sidang peleno."padahal jika mereka tetap ada disana dan ikut juga memberikan suaranya pasti RUU Itu bisa dikatakan tidak akan lolos." Artinya RUU pilkada itu jelas gagal, oleh sebab partai demokrat tidak ikut memilih akhirnya suar dikalahkan oleh Partai Pan,Golkar PKS dan Partai Persatuan Pembangunan.Inilah lolosnya RUU itu. Oke sekarang Partai itu telah di aman deman dan mungkin hal ini nantinya akan juga diberlakukan,pertanyaannya,apakah produk Parleman itu bisa dikatakan sudah benar,?,artinya mereka mebuat RUU itu berdasarkan kehndak pendukungnya,?,artinya rakyat Indonesia,? ataukah RUU Pilkada itu hanya sebuah Uji coba.?. atau ada kelompok yang belajar bermain dalam sandiwara dengan tujuan ingin mengulingkan seseorang.?. artinya setelah RUU Pilkada Lolos Mereka juga akan Membuat RUU mengenai tetantang Pemilihan Presiden,? jika benar mengarah kesana jelas, bahwa ada sebuah kelompok yang mencoba bermain nakal dengan tujuan ingin secepatnya mengulingkan Presiden,artinya presiden jika punya salah atau ada hal-hal yang priinsip,bisa diganti dengan cara dipilih di parleman."mungkin seperti sasarannya.." Jika benar nantainya ada RUU mengenai Pilpres, tetapi jika tidak terjadi berarti Presiden tetap dipilih langsung,artinya presiden tidak dipilih melalaui parleman cetus andri, Dia juga menambahakan,"persoalannya bukan itu tetapi, apakah dengan adanya kepala daerah dipilih oleh parleman hal seperti itu tidak mengrangi hak rakyat,artinya kedaulatan rakyat,secara otomatis di potong,artinya jika RUU itu diberlakukan jelas disana warga tidak lagi bisa memilih para bupati atau para gubernur,berarti jelas disana boleh dikatakan parleman telah merampas hak-hak rakyat sebagai pemilih.apakah,parleman seperti itu bisa dibilang memperjuangkan rakyat,"Orang tolol juga juga menjawab tidak apalagi orang pintar.?". Oke sekarang semua bisa melihat siapa yang benar-benar pejuang rakyat dan siapa juga yang penghianati rakayat.dan siapa juga yang menjadi penghancur demokrasi semua sekarang telah melihat dengan jelas,artinya partai -partai yang telah melukai hati rakyat so pasti dia tidak akan lagi akan diminati oleh rakyatnya."buktikan pemilu akan datang partai-partai yang mendukung RUU Pilkada pasti tidak akan diminati oleh rakyatnya.", Saya sebagai pengamat mungkin hanya sebatas bisa menganalisa dan perkiraan itu biasanya suka terjadi, dan saya berkeyakinan bahwa yang duduk sekarang ini bisa menjadi kena imbasnya dari prilaku parleman yang telah berakhir pada 1 oktober 2014,sekarang tinggal bagaimana,"apakah para parleman yang baru duduk itu berani membatalkan RUU Pilkada atau seperti apa.?.seandainya mereka tidak berani membatalkan RUU Pilkada setidaknya partai mereka ditahun 2019,ada kemungkinan tidak laku dijual dimasyarakat.tapi lain lagi bagi partai yang menolak RUU Pilkada seperti Demokrat, Hanura, PDI Perjuangan dan PKB."partai-partai ini akan besar nantinya ditahun 2019,oleh sebab mereka yang dilihat oleh rakyat adalah benar -benar memperjuangkan aspirasi rakyat.dan juga berharap jika perlu presiden tidak usah menadatangani RUU Itu-apa salah?, Biar rakyat menilai bahwa Presiden adalah benar sebagai pembela rakyat dan pembela demokrasi, cetusnya Apa yang diharapkan andri tidak jauh berbeda dengan yang diktakan Mantan menteri hukum dan perundang-undangan yang juga guru besar ilmu tata negara, Yusril Ihza Mahendra menggelar pertemuan khusus dengan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) untuk membahas persoalan Rancangan Undang-Undang Pemilihan Kepala Daerah (RUU) Pilkada yang sudah diketok palu di DPR pada Jumat (26/9) pekan lalu. Pertemuan itu digelar di Kyoto, Jepang, Senin (29/9) sore di sela-sela kunjungan SBY ke luar negeri. Melalui akun @Yusrilihza_Mhd di Twitter, Yusril mengaku pada Sabtu (27/9) malam lalu dihubungi SBY. “Saya kebetulan sedang berada di Tokyo sementara beliau berada di Kyoto,” tulis Yusril. seperti yang dilansir jpnn.com Intinya, SBY meminta waktu untuk bertemu Yusril guna meminta masukan terkait pilkada. Hingga akhirnya Senin (29/9) pukul 16.00 sore waktu Kyoto, Yusril pun bertemu SBY yang didampingi Menkopolhukam Djoko Suyanto, Sekretaris Kabinet Dipo Alam dan Duta Besar RI untuk Jepang, Yusron Ihza Mahendra. Menurut Yusril, ada celah untuk tetap menggelar pilkada langsung. Sebab, presiden bisa memanfaatkan ketentuan Pasal 20 ayat (5) UUD 1945 yang mengatur bahwa dalam hal rancangan undang-undang (RUU) yang telah disetujui bersama oleh DPR dan pemerintah tidak disahkan oleh presiden dalam waktu 30 hari semenjak RUU disetujui, maka RUU itu tetap sah menjadi undang-undang dan wajib diundangkan. Yusril menyarankan agar SBY yang akan mengakhiri jabatan sebagai presiden pada 20 Oktober nanti tidak perlu menandatangani RUU Pilkada. Dari hitungan Yusril, mengacu pada ketentuan UUD 1945 maka RUU Pilkada meski tidak ditandatangani presiden akan sah diberlakukan pada 23 Oktober, atau setelah presiden terpilih Joko Widodo alias Jokowi resmi memegang tampuk kekuasaan. “Saran saya SBY tidak usah tandatangani dan mengundangkan RUU tersebut sampai jabatannya habis,” tutur Yusril.
Daftar Blog Saya
-
Alumni BINUS UNIVERSITY Wakili Indonesia di Cannes Lions Setelah Raih Gold Young Lions Indonesia 2026 - Jakarta, 06 Juli 2026 – Kabar membanggakan datang dari School of Design BINUS University. Muhammad Daffa Aulia, alumni Program Creative Advertising, berh...3 hari yang lalu
-
Andri Elyus Luntungan Indonesia Meskipun DiKorupsi Tetap Hebat!. Apalagi Jika Tidak Di-Korupsi.?. - Andri News Baru-Teman- teman diluar negri, apa di amerika, ingris, jepang, italia, german, canada, Tiongkok, Rusia, Ukraiina, Arab, Sepanyol. Menurut me...3 hari yang lalu
-
"Andriluntungan Pengamat International Mengatakan Keluarkan Negara Penebar Virus Covid 19 Keanggotaanya Dari UN.PBB." - "Pertumbuhan ekonomi disentero negara dunia, yang terjadi oleh sebab pengaruh hadirnya virus Covid 19, setidaknya bukan oleh sebab kesalahan kepala negara...6 tahun yang lalu
-
Mabes Porlri Merotasi Jajaranya - Akhirnya Markas besar kepolisian repoblik Indonesia menata presonil dijajarannya diantaranya dari jajaran tingkat kapolda sampai juga pada tingkata...12 tahun yang lalu
-
banjir bandang dahsyat Sapu Sejumlah Wilayah di Bekasi Jawa Barat hari ini 4 Maret 2025. ketinggian air mencapai 4 Meter. akibat peristiwa ...
-
Andri Elyus Luntungan Documan
-
Media News International Pertempuran atau serangan sabotase yang beruntun terkadang terjadi di Bamako, Mali, sepertinya sudah tidak...
Andri Elyus Luntungan Mengatakan Sadarlah Pendiri Partai Dan Para Angota DPR.?
Time Indonesia.com Andri News Baru Andri elyus luntungan mengatakan, seandainya seluruh partai yang ada diindonesia asli, punya cita-cita b...
Daftar Blog Saya
-
Andri Elyus Luntungan Indonesia Meskipun DiKorupsi Tetap Hebat!. Apalagi Jika Tidak Di-Korupsi.?. - Andri News Baru-Teman- teman diluar negri, apa di amerika, ingris, jepang, italia, german, canada, Tiongkok, Rusia, Ukraiina, Arab, Sepanyol. Menurut me...3 hari yang lalu
-
Presiden Minta Gubernur, Pangdam, dan Kapolda Tuntaskan Tiga Isu - Jakarta: Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, didampingi Wapres Boediono, memberikan pengarahan kepada gubernur, bupati dan walikota, serta panglima daerah...13 tahun yang lalu
-
Alumni BINUS UNIVERSITY Wakili Indonesia di Cannes Lions Setelah Raih Gold Young Lions Indonesia 2026 - Jakarta, 06 Juli 2026 – Kabar membanggakan datang dari School of Design BINUS University. Muhammad Daffa Aulia, alumni Program Creative Advertising, berh...3 hari yang lalu
-
"Andriluntungan Pengamat International Mengatakan Keluarkan Negara Penebar Virus Covid 19 Keanggotaanya Dari UN.PBB." - "Pertumbuhan ekonomi disentero negara dunia, yang terjadi oleh sebab pengaruh hadirnya virus Covid 19, setidaknya bukan oleh sebab kesalahan kepala negara...6 tahun yang lalu
res satelit
Arsip Blog
tes
tes44
Tips Tes
Tesbro
Daftar Blog Saya
-
Andri Elyus Luntungan Indonesia Meskipun DiKorupsi Tetap Hebat!. Apalagi Jika Tidak Di-Korupsi.?. - Andri News Baru-Teman- teman diluar negri, apa di amerika, ingris, jepang, italia, german, canada, Tiongkok, Rusia, Ukraiina, Arab, Sepanyol. Menurut me...3 hari yang lalu
-
Presiden Minta Gubernur, Pangdam, dan Kapolda Tuntaskan Tiga Isu - Jakarta: Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, didampingi Wapres Boediono, memberikan pengarahan kepada gubernur, bupati dan walikota, serta panglima daerah...13 tahun yang lalu
-
Alumni BINUS UNIVERSITY Wakili Indonesia di Cannes Lions Setelah Raih Gold Young Lions Indonesia 2026 - Jakarta, 06 Juli 2026 – Kabar membanggakan datang dari School of Design BINUS University. Muhammad Daffa Aulia, alumni Program Creative Advertising, berh...3 hari yang lalu
-
"Andriluntungan Pengamat International Mengatakan Keluarkan Negara Penebar Virus Covid 19 Keanggotaanya Dari UN.PBB." - "Pertumbuhan ekonomi disentero negara dunia, yang terjadi oleh sebab pengaruh hadirnya virus Covid 19, setidaknya bukan oleh sebab kesalahan kepala negara...6 tahun yang lalu
Tes UN bro
UN PBB Ling
Other Top Stories
News by Topic
Peace and Security
European leaders tell UN ‘collective sense of purpose’ needed to maintain peace, security
Economic Development
Pacific islands facing ‘existential threats’ need special attention, Vanuatu’s leader tells UN
Humanitarian Aid
South Sudan: UN agencies reach more than half a million people with life-saving aid
Climate Change, Environment
In Republic of Korea, UN meeting tackles safe use of living modified organisms
Human Rights
Colombian bill on military criminal justice ‘major setback’ for human rights, say experts
UN Affairs, Secretary-General
New development agenda must be people-centred, reality-based, Bhutan tells UN
Women, Children, Population
Improving health of women, children ‘moral imperative’ – Ban
Law, Crime Prevention
UN treaty regulating global arms trade set to enter into force
Health, Poverty
Increased pension coverage key to future global development agenda, says UN agency
Culture, Education
Alliance of civilizations: World leaders meet at UN to promote common humanity
Global Ebola Response Coalition | UN News RSS
Newsmakers
-
- The death penalty [is] considered to be inhuman punishment... it has no proven deterring effect.
Featured Video
On the road to mainstreaming the rights of the indigenous
Headlines at a glance
30 September
At UN meeting, tolerance and education highlighted as critical allies against terrorism
UN Assembly debate covers a range of pressing concerns: from development to Ebola to Ukraine
On final day of UN Assembly, small island nations discuss climate change, economics
Latin American, Caribbean nations at UN highlight unique challenges, climate change woes
As global crises multiply, UN official urges rethink for overstretched humanitarian system
New development agenda must be people-centred, reality-based, Bhutan tells UN
Increased pension coverage key to future global development agenda, says UN agency
South Sudan: UN agencies reach more than half a million people with life-saving aid
In West Africa, UN launches strengthened response as Ebola shatters lives, orphans children
Equality must be driving force of new development agenda, Belarussian minister tells UN
At General Assembly, Eritrea criticizes ‘dominant powers’ for impeding vital overhaul of UN
Oman Minister, in Assembly address, urges ‘unified position’ on Mid-east crises
UN official urges sustained pressure on parties to Syria conflict to ensure aid access
29 September
In speech to UN Assembly, Yemen’s Minister highlights political transition, urges ongoing support
Caribbean Island leaders in UN Assembly warn of ‘real, ruinous’ impacts of climate change
World grossly ill-prepared to ‘douse wildfire’ sparked by Ebola, West African leaders tell UN
Uruguay urges rooting new sustainable development agenda in human rights
Colombian bill on military criminal justice ‘major setback’ for human rights, say experts
New Zealand, in UN address, voices support for small island developing nations
Eritrea: UN expert to investigate pervasive rights abuses as part of ‘historic’ inquiry
UN expert urges European nations to rethink policies as migration-related deaths rise
In Assembly speech, Israel’s Netanyahu warns against ‘militant Islam’; denounces UN rights council
Head of new UN Ebola emergency response mission arrives in Ghana
Kyrgyz official warns UN Assembly of international dangers from unstable Afghanistan
At UN Assembly, Philippines decries expansionist territorial claims in region
Perpetrators of extra-judicial killings in Mexico must be brought to justice – UN expert
European leaders tell UN ‘collective sense of purpose’ needed to maintain peace, security
Myanmar calls during Assembly debate for UN development aid to solve communal fighting
Libya: UN envoy hails start of political dialogue aimed at resolving ongoing crisis
Victims of ISIL brutality 'waiting on us to act', Syrian leader tells UN Assembly
UN refugee chief warns against overlooking humanitarian crises in Africa
Adverse conditions stop poorer countries reaching development goals, Laos tells UN
Bahrain minister focuses UN Assembly address on terrorism, illegal occupation
Holy See calls at General Assembly for ‘renewed’ UN to use ‘licit force’ against terror
World needs ‘paradigm shift’ towards sustainable agriculture, UN agency urges
In Republic of Korea, UN meeting tackles safe use of living modified organisms
Pacific islands facing ‘existential threats’ need special attention, Vanuatu’s leader tells UN
New UN report warns of ‘devastating’ effects from ongoing destruction of mangrove forests
Not a single child untouched by recent Gaza conflict, says UN rights expert
Spanish job growth still ‘incomplete’ amid slow global economic recovery – UN report
At UN debate, African leaders say global sustainability agenda must reflect local realities
UN congratulates Afghan President Ashraf Ghani on inauguration
28 September
At Global Citizen Festival, Ban tells crowd ‘a better world is around the corner’
27 September
European leaders addressing UN say current crises threaten global governance system
Afghan minister at UN Assembly lauds country’s achievements, vows international cooperation
DPR Korea, in UN address, says reunification ‘only way to prevent war, safeguard peace’
Greece calls for closer cooperation between Europe, UN in crisis management
At General Assembly, Viet Nam urges UN to strengthen global peace, security
China urges UN Assembly to break new ground when setting future development goals
Cuba takes General Assembly podium to call for deep UN reform
Thailand, in UN address, urges ‘strong global partnership’ for development goals
Development, political process top agenda for African leaders addressing UN Assembly
United Arab Emirates, at UN, urges global action against groups sowing terror in name of Islam
UNESCO chief condemns killing of Guinean journalists raising awareness about Ebola
In address, Russia calls for Security Council probe of all aspects of terrorism
At UN Assembly, senior Libyan official calls for sanctions against political spoilers
On World Day, UN spotlights tourism’s role in promoting sustainable development
Faced with existential climate threat, small island nations sound climate alarm at UN
Rich must help poorer States in post-2015 development, Bangladesh tells UN Assembly
Ban presses for ‘sustained’ support from international community amid tenuous Mali peace
India’s leader calls for genuine global partnership for peace and prosperity at UN Assembly
South Sudan committed to peace in wake of foiled rebel coup, Kiir tells UN
At General Assembly, Mali calls for global UN approach to Sahel’s regional challenges
26 September
Australian-Cambodian refugee agreement could set disturbing precedent – UN agency
Pakistan leader, in Assembly address, spotlights climate change, regional concerns
Myanmar: UN chief urges country to move beyond ‘narrow agendas’ and towards cooperation
At UN, memorial to transatlantic slave trade will send ‘powerful message’ for years to come
Central Asian, Caucasus leaders outline development strategies for region
First World Conference on Indigenous Peoples: Governments pledge action to advance indigenous rights
Specter of climate change looms large, say small island nations at UN
Alliance of civilizations: World leaders meet at UN to promote common humanity
'No other option but to defeat ISIL, all terrorists, everywhere,' Iraqi leader tells UN
Amid regional crises, UN chief urges continued international support for Lebanon
Haiti calls for a reformed, strengthened UN at General Assembly high-level debate
International community has obligation to help Central African Republic rebuild, says Ban
‘Coalition of moderates’ must fight extremists of all religions, Malaysian leader tells UN
Central African Republic faces insecurity, logistics challenges as rains set in – UN agency
Crimes in Syria, Iraq cannot be accepted by any religion, Lebanon’s leader tells UN
At UN Assembly, Bosnia and Herzegovina appeals for scale-up in foreign investment
European leaders at UN Assembly focus on crises in Ukraine and Middle East
Somalia will be united by 2016, President tells UN General Assembly
Justice remains elusive for Guinea stadium killings – UN human rights chief
UN chief urges countries to “create a better future,” ratify nuclear-test-ban treaty
Ebola: UN mission readies to start work as virus death toll surpasses 3,000
‘Our grief, trauma, anger will not make us abandon our humanity,’ Palestinian leader tells UN
In UN address, El Salvador leader urges joint action on issue of unaccompanied migrant children
Syria, Iraq among crises driving some 330,000 to seek refugee status – UN agency
In summit-level meeting, Ban announces review of UN 'blue helmet' operations
Africa’s concerns must figure high in new development agenda, African leaders tell UN
At UN Assembly, President calls for end to ‘anachronistic burden’ of divided Cyprus
World must move toward total elimination of nuclear weapons – UN chief
UN rights office urges stay for defendants in Afghan gang-rape case sentenced to death
In annual address, Guyana urges UN Assembly to focus on border issues for development
At meeting with Pacific island leaders, Ban urges progress on climate change fight
25 September
Moroccan Prime Minister presents development model to UN Assembly
Tajikistan leader says new development agenda must learn from past gaps, flaws
Timor-Leste leader calls for more active UN during General Assembly debate
Terrorism, Ebola are impeding development, DR Congo chief tells UN



Tidak ada komentar:
Posting Komentar