Izin Depkumham SV Pandu Tunggal Putra

 photo SKMENPEN.gif

Februari 25, 2015

"Andri Luntungan Menilai Apakah Hukuman Mati Sudah Sesuai Dengan Pancasila?".

Media News International "Siapa yang akan mengira jika Indonesia sekarang justru menjadi sorotan berbagai kepala negara di didunia,yang mana mereka berkata didalam hati mengapa Indonesia menjadi seperti sadis dan kejam.?". Umpanya Autralia, Berazil, Viatnam, Belanda, Negeria, German, Francis,Ingris Rusia dan Amerika.ditambah tiongkok, korea, jepang juga bangkok, Begitu juga didalam gedung UN PBB para anggotanya menilai bahwa prilaku Indonesia seperti kurang mau mengikuti himbauan dan seprti tidak lagi memiliki belas kasihan terhadap kemanusiaan dan seperti tidak lagi mau mematahui Palsapa Negaranya Pancasila,dan lebih suka berkeras kepada kebijakan yang kaku dan tidak mendalami rasa kemanusiaan Inilah yang terbersit didalam benak warga dunia,artinya secara diam -diam warga dunia mulai seperti melihat Indonesia lagi krisis jiwa kemanusiaan dan sangant kurang sekali buat bisa memberikan napas hidup bagi para yang sedang terancam hukuman mati.Demikian bangsa dunia jika mau disurfai suaranya.Cetus Andri Luntungan pengamat International saat dimintai tabffapannya mengenai akan dilaksakannya hukuman mati bagi para bandar narkoba secara berantai siang tadi, pada online.Andri juga mengatakan bahwa hukuman mati bagi para bandar narkoba bisa dilakukan asal tidak berantai, artinya dalam satu tahun bisa terjadi cukup satu kali dan jangan sampai berlaku dua dan tiga kali apalagi sampai empat kali."Mungkin melihatnya jika hal itu benar akan terjadi setidaknya warga dunia akan berkata Negara hukum di indonesia kurang mampuh bisa menyadarkan para pelaku bandar narkoba, atau Indonesia bisa dibilang negara yang paling sadis artinya dalam satu tahun mampuh bisa melakukan hukuman mati berantai. Okey saya tidak mau terlalu jauh mencampuri maalah hukum di Indonesia tetapi saya hanya sebatas menilai dari segi kemanusiaan hampir tidak setuju jika hukuman mati diberlakukan secara berantai dalam waktu satu tahun,artinya saya lebih setuju jika pemberlakuan hukuman mati dalam setahun hanya satu kali."Mungkin jika mau jujur para penguna narkoba sebagaian besar berlaku hanya dikalangan orang-orang kaya, dan bagi orang -orang miskin hampir sedikit sekali buat mau mengunakan narkoba, oleh sebab mereka tidak akan bisa menjangkau buat membelinya,jangankan buat mebeli narkoba untuk ajajn saja mereka bisa dibilang susah apalagi harus membeli narkoba, yang ada jeritan mereka adalah perut lapar atau rumah kebocoran dan pakaian disana sini sudah sobek semua ditambah kumal inilah jeritan mereka. Seandainya itu suara mereka sehari -hari lantas jeritan narkoba datang dari kalangan mana?, mungkin bisa dibilang jeritan datang dari kalangan orang kaya.? seandainya itu benar apa salah jika ada yang berkata, suara orang-orang kaya ternyata lebih nyaring terdengar dan lebih gampang terdengar ketimbang suara orang -orang miskin berteriak lapar perutnya, bocor rumahnya, sobek bajunya dan kumal badanya.Cetusnya." Andri juga mengatakan suara pembala kehidupan manusia hampir mulai miris sunyi dan terlupakan,di Indonesia, bahkan yang tampil dipermukaan yang suaranya keras nyaring lebih terlihat adalah orang yang Terbaring di kasur beralaskan kasur Busa dan rumah bertingkat dan ada satpamnya, tetapi suara orang pinggiran hampir sedikit diperhatikan.Seharusnya yang perlu diangkat ke permukaan adalah manusia -manusia ini dan buat mereka dapat hidup layak seperti halnya mereka-mereka yang saat ini telah hidup berkecukupan. Terlepas semua itu saya hanya bisa menyampaikan saja buat semua mereka yang hidup di Indonesia harus belajar membuka dan membaca Pancasila, dimana disana ada lima butir, yang butir keduanya adalah ada sebuah amanat yang terkandung dengan berbunyi "Kemanuisaan yang adil dan beradab, butir sila kedua itu tercermin sebagai manusia harus memiliki kepribadian yang beradab. "seandainya kita beradab dan adil pantaskah bilah menghukum mati seseorang? Silahkan anda renungkan dan silahkan anda dalami,Artinya Undang dasar terlahir oleh sebab adanya Pancasila setelah itu baru lahir KUHP dan aturan-aturan lainya.".Maaf saya tidak perlu mengupas terlalu jauh sekarang saya hanya bisa berkata seandainya kita semua benar mau menjujung Pancisila dan Mengharumkan Indonesia seharusnya coba renungkan atas segala kebijakan itu. Dan coba juga renungkan makna Bnedara Merah Putih yang terus Berkibar menadakan sebagai apa?.Persoalanya sekarang sudah terjadi dan mata dunia melihat segala yang telah dilakukan Indonesia, dan tersirat di mata mereka bahwa segala yang dilakukan Indonesia penuh dengan tanda tanya dan seperti sedang termakan para pemikir yang sedang terbuay pencitraan akhirnya seperti mengabaikan segala pesan makna yang terkandung dalam pancasila..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Daftar Blog Saya

Teis

Beginner's guide to SEO

categori

Beri Aktual

Ekonomi (1) Hukum (1)

Andri Elyus Luntungan Mengatakan Sadarlah Pendiri Partai Dan Para Angota DPR.?

Time Indonesia.com  Andri News Baru Andri elyus luntungan mengatakan, seandainya seluruh partai yang ada diindonesia asli, punya cita-cita b...

Daftar Blog Saya

res satelit

Arsip Blog

tes

tes44

Tips Tes

EMI Calculator
Loan Amount
Tenure (months)
Interest Rate
EMI
Interest Payable
Total Payable

Tesbro

Social Media PowerDays

Daftar Blog Saya

Tes UN bro

UN PBB Ling




Other Top Stories


News by Topic


tes4

Label7

Halaman Pesan

Teis

Beginner's guide to SEO